Kamis, 01 Agustus 2013

KINERJA KEUANGAN


Menurut Anoraga dan Pijipakarti (2006:60) " Hal-hal yang di perhatikan investor adalah kinerja perusahaan, perkembangan industri dimana perusahaan berada, kondisi mikro dan makro ekonomi "

Menurut Suad Husnan (2005:54) mengemukakan bahwa : Sebelum pemodal melakukan investasi pada sekuritas, perlu di rumuskan terlebih dahulu kebijakan investasi, menganalisis laporang keuangan, dan mengevaluasi kinerja keuangan"

Arief Habib (2008:91) bahwa "Kinerja keuangan diukur dengan banyak indikator, salah satunya adalah analisis rasio keuangan'

Robert Ang (1997:13-24) kinerja keuangan dapat di tinjau melalui 5 pendekatan yaitu kinerja likuiditas,aktivitas,solvabilitas,profitabilitas dan kinerja pasar."

kinerja manajer atau pimpinan perusahaan.
Pengertian kinerja menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1997, hal 503) adalah merupakan kata banda (n) yang artinya:
1. Sesuatu yang dicapai,
2. Prestasi yang diperlihatkan,
3. Kemampuan kerja (tt peralatan),



Nara sumber : sucipto, FE USU

Mulyadi (1997, hal 419) adalah penentuan secara periodik efektifitas operasional suatu organisasi, bagian organisasi dan karyawannya berdasarkan sasaran, standar dan kriteria yang ditetapkan sebelumnya. Karena organisasi pada dasarnya dijalankan oleh manusia maka penilaian kinerja sesungguhnya merupakan penilaian atas prilaku manusia dalam melaksanakan peran
yang mereka mainkan dalam organisasi.

Tujuan penilaian kinerja (Mulyadi, 1997) adalah:
" Untuk memotivasi karyawan dalam mencapai sasaran organisasi dan dalam mematuhi standar prilaku yang telah ditetapkan sebelumnya agar membuahkan tindakan dan hasil yang diinginkan. Standar prilaku dapat berupa kebijakan manajemen atau rencana formal yang dituangkan dalam anggaran."

penilaian kinerja dimanfaatkan oleh manajemen untuk hal-hal
sebagai berikut :
1. Mengelola operasi organisasi secara efektif dan efisian melalui pemitivasian
karyawan secara maksimum.
2. Membantu pengambilan keputusan yang bersangkutan dengan karyawan seperti
promosi, transfer dan pemberhentian.
3. Mengidentifikasi kebutuhan pelatihan dan pengembangan karyawan dan untuk
menyediakan kriteria seleksi dan evaluasi program pelatihan karyawan.
4. Menyediakan umpan balik bagi karyawan mengenai bagaimana atasan mereka
menilai kinerja mereka.
5. Menyediakan suatu dasar bagi distribusi penghargaan.

Tahap Penilaian Kinerja

A . Tahap Persiapan
1. Penentuan daerah pertanggung jawaban dan manajer yang bertanggung jawab
2. Penentuan kriteria yang di pakai untuk mengukur kinerja
3. Pengukuran Kinerja sesungguhnya
B . Tahap Penilaian
1. Pembandingan kinerja sessungguhnya dengan sasaran yang telah di tetapkan sebelum nya
2. Penentuan penyebab timbulnya penyimpangan kinerja sesungguhnya dari yang di tetapkan dalam standar.
3. Penegakan perilaku yang di inginkan dan tindakan yang di gunakan untuk mencegah perilaku yang tidak di inginkan.

UKURAN KINERJA
Terdapat tiga macam ukuran yang dapat digunakan untuk mengukur kinerja secara
kuantitatif yaitu :
1. Ukuran kriteria tunggal (Single criterium).
2. Ukuran kriteria beragam (Multiple criterium)
3. Ukuran kriteria gabungan (Composite criterium)

Artikel Terkait

0   komentar

Poskan Komentar

Cancel Reply
W E L C O M E