Kamis, 01 Agustus 2013

DUPONT SYSTEM



• Dikembangkan pada 1919 oleh seorang eksekutif keuangan di EI du Pont de Nemours dan Co

Analisis DuPont memberitahu kita bahwa ROE dipengaruhi oleh tiga hal:
- Operasi efisiensi, yang diukur dengan profit margin.
- Aset menggunakan efisiensi, yang diukur oleh perputaran total aset.
- Leverage Keuangan diukur oleh multiplier ekuitas


Syamsudin (2001:64)

" Analisis Du Pont System adalah ROI yang dihasilkan melalui pekalian antara keuntungan dari komponen-komponen sales serta efisiensi penggunaan total assets di dalam menghasilkan keuntungan tersebut.

Sutrisno (2001:256)

"Adalah suatu analisis yang digunakan untuk mengontrol perubahan dalam rasio aktivitas dan net profit margin dan seberapa besar pengaruhnya terhadap ROI.

Syafarudin(1993:128)

"Analisis Du Pont penting bagi manajer untuk mengetahui faktor mana yang paling kuat pengaruhnya antara profit margin dan total asset turnover terhadap ROI.

Disamping itu dengan menggunakan analisis ini, pengendalian biaya dapat diukur dan efisiensi perputaran aktiva sebagai akibat turun naiknya penjualan dapat diukur.

Keunggulan dan Kelemahan Analisis Du Pont System

Adapun keunggulan analisis Du Pont System antara lain (Harahap,1998:333):

1.Sebagai salah satu teknik analisis keuangan yang sifatnya menyeluruh dan manajemen bisa mengetahui tingkat efisiensi pendayagunaan aktiva.
2.Dapat digunakan untuk mengukur profitabilitas masing-masing produk yang dihasilkan oleh perusahaan sehingga diketahui produk mana yang potensial.
3.Dalam menganalisis laporan keuangan menggunakan pendekatan yang lebih integrative dan menggunakan laporan keuangan sebagai elemen analisisnya.

Sedangkan kelemahan dari analisis Du Pont System adalah (Harahap:1998:341):

1.ROI suatu perusahaan sulit dibandingkan dengan ROI perusahaan lain yang sejenis, karena adanya perbedaan praktek akutansi yang digunakan.
2.Dengan menggunakan ROI saja tidak akan dapat digunakan untuk mengadakan perbandingan antara dua permasalahan atau lebih dengan mendapatkan kesimpulan yang memuaskan.






Bagan Du Pont adalah bagan yang dirancang untk memperlihatkan hubungan antara pengembalian atas investasi, perputaran aktiva dan margin laba. (Weston dan Brigham, 1990:307). Du pont tersebut merupakan uraian dari skema ROI, yang merupakan rasio antara laba yang diperoleh perusahaan dengan besarnya perputaran aktiva perusahaan. Perputaran total aktiva didefinisikan sebagai hasil bagi antara penjualan dengan total aktiva, sedangakan margin laba didefinisikan sebagai rasio antara laba bersih dengan hasil penjualan. Selanjutnya total aktiva didefinisikan sebagai penjumlahan antara aktiva lancar dan aktiva tetap perusahaan dan laba bersih didapatkan dari pengurangan antara penjualan dan total biaya (Soediyono,1991:149).

Artikel Terkait

0   komentar

Poskan Komentar

Cancel Reply
W E L C O M E